Minggu, 16 September 2018

“SEKILAS TENTANG SEJARAH SINGKAT PERKEMBANGAN SASTRA INDONESIA”

             Sejarah sastra adalah cabang ilmu sastra yang berusaha menyelidiki perkembangan sastra sejak dari mulai pertumbuhannya sampai pada perkembangannya yang sekaran. Sejarah perkembangan sastra nasional sebenarnya terletak pada adanya kesinambungan antara satu periode laian dalam sejarahnya, baik ditinjau dari segi formal maupun dari segi kaitannya dengan perkembangan masyarakat. Kesustraan Indonesia secara kultural pada awalnya adalah kesusastraan etnik yang ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia, bahasa nasional yang diangkat dari bahasa etnik melayu. Sebaagai sastra yang ruhnya berasal dari kultur etnik, ia tak lepas dari berbagai hal yang melingkarinya. Paling tidak, sumbernya jatuh pada diri sastrawan yang juga tidak terlepas dari latar belakang yang melahirkan dan membesarkannya
            Sastra Indonesia adalah sastra yang aslinya ditulis dalam bahasa Indonesia setelah mendapat pengaruh kebudayaan asing. Menurut sumber yang lain dijelaskan bahwa sastar Indonesia adalah kaya sastra yang ditulis dalam bahasa Indonesia oleh penulis yang berkewarganegaraan Indonesia, tidak peduli apakah ia tinggal di Malaysia, seperti halnya Takdir Alisjahbana dulu atau tinggal di Australia seperti Subagio Sastrowardoyo saat ini. Perjalanan sastra sejak lahir hingga sekarang sudah cukup panjang perjalanan panjang itu dapat diibaratkan sebagai mata rantai yang berkesinambungan dari waktu ke waktu dan menggambarkan adanya dinamika pergantian tradisi.
           Dalam dunia kesastraaan dikenal adanya sastra lisan dan sastra tulis. Sastra lisan adalah sastra yang diceritakan dan diwariskan secara turun-temurun secara lisan, sastra jenis ini dikenal dengan Flokore  yakni cerita rakyat yang telah mentradisi yang hidup dan dipertahankan oleh masyarakat pemiliknya. Sedangkan sastra tulis adalah sastra yang berbentuk tulisan baik berupa novel cerpwn atau yang lainnya dengan mencantumkan nama pengarangnya.



Sejarah Perkembangan sastra Indonesia :
·         Angkatan pujangga lama
Syair merupakan bentuk puisi lama yang terdiri dari empat baris dalam satu bait.
Pantun merupakan puisi lama yang terdiri empat baris dalam satu baitnya.
Hikayat adalah slah satu bentuk sastra terutama dalam Bahasa Melayu yang berisikan tentang kisah, cerita, dan dongeng.
Gurindam adalah puisi lama yang tiap baitnya terdiri dua baris.
·         Angkatan sastra “Melayu Lama”
Angkatan sastra melayu lama dihasilkan antara tahun 1870-1942 yang berkembang dilingkungan masyarakat yang berada di daerah Sumatera, Cina, dan masyarakat Indonesia-Eropa.
·         Angkatan balai pustaka
Dalam perkembangannya, sebenarnya sastra pada angkatan ini didirikan atau diciptakan oleh orang-orang Belanda
·         Angkatan pujangga baru
Sastra pujangga baru meliputi bentuk-bentuk novel, cerpen, kritik dan puisi yang bermacam-macam bentuk.
·         Angktan ‘45
Angkatan ’45 diwarnai dengan adanya pengalaman hidup dan problem sosial, politik , budaya seperti korupsi, penyelewengan ketidakadilan, dan kemorosotan moral .
·         Angkatan 50 an
Pada tahun ini, majalah sastra yang dianggap standar adalah “kisah”. Kisah yang memuat cerpen dan puisi.
·         Angkatan ’66-70 an
Pada angkatan ini ditandai dengan terbitnya majalah sastra horizon.
·         Dasawarsa 80 an
Pada karya satra 80 an, ditandai dengan adanya banyaknya roman percintaan, majalah horizon tidak adalagi.
·         Angkatan reformasi
Maraknya karya-karya sastra puisi, cerpen, maupun novel yang bertema sosial, politik, khususnya seputar reformasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar